Cepi Umbara, Biro Hukum Pendekar Banten Korcam Wanasalam, Soroti Ketidakoptimalan Program Pemerintah Pusat di Wilayahnya

Corruptionnews.my.id | Kecamatan Wanasalam, Lebak – Program-program yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia di wilayah Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, belum berjalan sesuai harapan. Kekurangan ini menuai perhatian dan kritik dari Cepi Umbara, Biro Hukum Pendekar Banten Korcam Wanasalam, yang menegaskan bahwa banyak program tidak berfungsi secara maksimal serta diduga ada praktik pemotongan anggaran yang merugikan masyarakat.

Sorotan Utama: Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini diklaim tidak hanya tidak berjalan optimal, tetapi juga diduga mengalami penyimpangan dalam penyaluran anggaran. Banyak warga yang seharusnya mendapat manfaat belum merasakannya secara nyata, sebab alokasi dana yang disiapkan tampaknya tidak digunakan secara tepat sasaran—diduga terjadi praktik pemotongan dengan sumber dan tujuan yang tidak jelas.

Kritik Tegas dan Tuntutan Pemerintah Pusat:

Cepi Umbara dengan tegas mengungkapkan kekecewaannya dan mengajukan permintaan kepada pemerintah pusat agar segera memanggil seluruh pihak terkait. Ia menegaskan perlunya klarifikasi dan penyelidikan mendalam guna mengusut dugaan pemotongan anggaran serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

Komitmen dan Pengawasan :

Biro Hukum Pendekar Banten Korcam Wanasalam menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga integritas dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara. Mereka siap memberikan dukungan dan informasi kepada pemerintah pusat dalam proses penyelidikan. Organisasi Pendekar Banten juga berkomitmen untuk terus mengawasi dan tidak segan mengeluarkan kritik maupun rekomendasi jika ditemukan penyimpangan yang merugikan masyarakat.

Harapan dan Ajakan :

Diharapkan, dengan adanya sorotan dan kritik konstruktif ini, pemerintah pusat akan segera mengambil tindakan nyata. Tujuannya adalah memastikan seluruh program berjalan efektif dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat, serta menghapus praktik penyimpangan yang dapat merusak citra pemerintah, merugikan negara, dan menyakiti rakyat.

Selain Program MBG, pihaknya juga menyampaikan bahwa masih ada beberapa program pemerintah pusat lain di wilayah Wanasalam yang juga memerlukan perhatian agar dapat berjalan lebih baik dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.

 

Editor : Jaharudin