Corruptionnews.my.id | Lebak – Sejumlah warga di wilayah Kampung Cikesik RT 004 RW 002, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, mengeluhkan lambannya penanganan dan respons dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Cilangkahan 1 terhadap persoalan infrastruktur di lingkungan mereka.
Keluhan tersebut muncul akibat kondisi gorong-gorong irigasi yang masuk ke wilayah DI Cilangkahan 1 mengalami longsoran serta retakan yang berdampak hingga ke pondasi bangunan rumah warga. Bahkan, pihak pemilik bangunan sebelumnya telah melakukan pembangunan secara mandiri lantaran khawatir terjadi longsoran dan retakan susulan yang dapat membahayakan bangunan.
Salah satu aktivis Lebak Selatan, Hedi Sofyan, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari pihak terkait. Ia mengaku telah mencoba mendatangi kantor PUPR, namun tidak mendapatkan kepastian karena pihak yang bersangkutan sedang tidak berada di kantor. Selain itu, dirinya juga telah melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada pihak dinas terkait.
Dalam percakapan tersebut, pihak DPUPR Cilangkahan 1 menyampaikan bahwa penanganan lokasi tersebut sudah masuk agenda pekerjaan.
Berikut kutipan percakapan WhatsApp:
“Siap akan kita tangani pada triwulan ini,” tulis pihak DPUPR Cilangkahan 1.
“Udah masuk agenda.”
“Bulan ini, Juni,” lanjutnya.
Meski demikian, warga merasa kecewa karena hingga kini belum ada realisasi nyata di lapangan. Penanganan yang dilakukan dinilai lamban dan kurang maksimal.
“Kami berharap ada langkah konkret dari pihak DPUPR Cilangkahan 1. Jangan sampai keluhan masyarakat terus diabaikan,” ujar salah satu warga kepada awak media.
Sebagai bentuk tindak lanjut, warga setempat berencana melakukan audiensi langsung ke kantor DPUPR Cilangkahan 1 dalam waktu dekat. Audiensi tersebut dilakukan guna meminta kejelasan sekaligus mendorong percepatan penanganan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Warga berharap melalui audiensi nanti, pihak DPUPR dapat memberikan penjelasan secara terbuka serta segera merealisasikan pembangunan maupun perbaikan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Editor : Jaharudin






